YouTube Menyembunyikan Informasi Aborsi Aman

YouTube 3 kali menghapus kanal video Women on Web dan Women on Waves sepanjang 2018. Artinya, mereka menghilangkan informasi yang benar terkait aborsi aman. Ketiadaan informasi itu bisa membuat banyak perempuan beralih pada aborsi tidak aman yang malah membahayakan dirinya. Jadi, apa yang perempuan temukan ketika mencari tahu soal aborsi melalui YouTube?

April Glaser tidak banyak menemukan video aborsi aman melalui YouTube yang bisa dibaca lengkap di slate.com. Menetap di Amerika Serikat, ia menggunakan kata kunci “aborsi”. Ia malah menemukan banyak video yang menunjukkan aborsi yang terkesan berbahaya dan stigma yang melekat di dalamnya, seperti dosa dan kesalahan. Tidak terlihat video yang menampilkan informasi kemutakhiran medis terkait aborsi aman. Ia mengirimkan email kepada YouTube untuk menanyakan hal tersebut.

Sejumlah 1,8 juta orang menggunakan YouTube untuk mencari informasi setiap bulannya, April menuliskan, termasuk orang-orang yang mencari informasi tentang aborsi aman. Hasil pencarian demikian memberikan gambaran yang salah terkait aborsi. Banyak video memunculkan imaji tangan, kaki, dan bentuk wajah lengkap untuk kehamilan trimester awal. Padahal, bentuknya hanya berupa fetus. Itu seakan-akan membuat prosedur menjadi riskan komplikasi, padahal aborsi untuk kehamilan trimester pertama sangat aman. Sudah dibuktikan dalam banyak penelitian.

Kami mencoba menuliskan “aborsi” dalam YouTube di Indonesia. Hasilnya tidak jauh berbeda. Informasinya seputar stigma tanpa dilengkapi informasi medis yang valid: hanya seputar penangkapan, ceramah, dan opini yang tidak berargumentasi—bahkan dilontarkan bukan oleh perempuan. Jadi, tubuh perempuan milik siapa?

Women on Web mempunyai video mengenai informasi aborsi aman yang bisa diliat melalui kanal YouTube: Women on Web dan Women on Waves.